Sponsors

Adsense Indonesia

Welcome Guys

Online Counter

Counter Powered by  RedCounter
Showing posts with label Telekomunikasi. Show all posts
Showing posts with label Telekomunikasi. Show all posts

Komunikasi Tanpa Batas Nokia dengan WhatsApp

Written By Admin on Monday, April 18, 2011 | 12:35 PM

Saat ini pengguna Nokia di Indonesia semakin dibuat senang, karena Nokia kembali memberikan layanan menarik yang mudah diperoleh dan dibutuhkan oleh konsumennya.

Nokia yang dikenal dengan terobosan-terobosan barunya, meluncurkan program Break Free, sebuah layanan yang salah satu fokusnya adalah menghubungkan antar pengguna dengan aplikasi chatting melalui WhatsApp. Aplikasi WhatsApp memudahkan pengguna untuk chatting dengan pengguna lain tanpa repot memikirkan tagihan akhir bulan. Selain itu proses kegiatan berbagi gambar, video, dan lokasi keberadaan menjadi lebih mudah.

Carissa Putri, ikon program Nokia Break Free, yang sudah merasakan kemudahan dan kenyamanan layanan baru Nokia, juga mengatakan, “Dengan adanya program Break Free dari Nokia, komunikasi saya semakin mudah dan lancar tanpa batas. Saya tidak harus lagi memikirkan sisa pulsa atau tagihan telepon.”

Untuk memberikan layanan tanpa batas ini, Nokia bekerjasama dengan empat operator (Telkomsel, XL, Indosat dan Tri). Melalui operator-operator tersebut, pengguna dapat memilih layanan yang cocok untuk mereka, termasuk berlangganan Paket Internet Nokia Unlimited yang bisa diakses melalui kode universal *303*1# dengan mudah.

Haryati Lawidjaja, Head of Services and Portfolio Nokia Indonesia menjelaskan, “Nokia melihat Chat sebagai salah satu cara berkomunikasi yang sangat popular saat ini. Itu sebabnya Nokia menawarkan berbagai pilihat chat yang lebih mudah seperti yang ada dalam aplikasi WhatsApp. Bila penggunaan aplikasi ini digabungkan dengan Paket Internet Nokia Unlimited, maka konsumen memiliki pilihan dan kebebasan untuk berkomunikasi sesuai dengan cara yang mereka inginkan. Pilihannya tersedia mulai berlangganan secara harian, mingguan, atau bulanan sesuai dengan operator yang digunakan dengan harga terjangkau.“

Paket data yang ditawarkan mencakup layanan Paket Internet Nokia Unlimited (browsing, Ovi, Nokia Messaging dan Social dan Paket Internet Nokia Messaging Unlimited (email, chat, social dan WhatsApp).

Dengan WhatsApp, chatting dapat dilakukan antar handset hanya dengan mengidentifikasi nomor ponsel. Aplikasi WhatsApp dapat di download dengan mudah di www.nokia.co.id /breakfree atau dengan mengirimkan SMS, ketik WhatsApp ke nomor 3789.

Selain itu, tersedia juga pilihan konten premium berbayar, yang hadir dalam berbagai varian menarik dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp 3.000 untuk theme premium, Rp 5.000 untuk Angry Birds for Symbian^3, Angry Birds Season, Farm Frenzy, Real Footbal Manager 2010 dan EA Premium Games, hingga Rp 10.000 untuk aplikasi personal Wi-Fi seperti JoikuSpot Premium dan berbagai games degenisi tinggi dari berbagai pengembang game seperti Gameloft dan EA.

Layanan ini sudah dapat dinikmati oleh pengguna perangkat Nokia. Dengan kehadiran layanan ini, Nokia semakin menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan dunia tanpa batas dalam berkomunikasi dan berinteraksi, apapun perangkat, operator dan platformnya.
sumBERita
12:35 PM | 0 comments | Read More

Ponsel Apa yang Paling 'Hijau'?

Written By Admin on Thursday, February 24, 2011 | 8:47 AM

Ratusan juta ponsel membanjiri pasar setiap tahunnya. Namun, tahukah Anda jika dari deretan ponsel tersebut, ada yang tergolong 'hijau' lantaran memperhatikan lingkungan dan yang tidak, atau dinilai masih kurang peduli. Mau tahu ponsel apa saja?

Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh GoodGuide, ponsel paling 'hijau' saat ini layak disandang oleh Nokia C6. Ya, ponsel tersebut memang hanya mendapat rating 7,7. Namun setidaknya dari nilai maksimal 10 yang bisa didapat, C6 membukukan rating paling tinggi.

Samsung Blue Earth harus puas berada di posisi runner-up dengan rating 7. Disusul kemudian dengan rating 6,6 yang ditempati oleh Motorola Citrus.

Nah, pasti banyak yang penasaran mengenai siapa yang berada di posisi paling buncit? Untuk posisi ini rupanya diisi oleh BlackBerry Bold 9650. Ratingnya jelas paling jeblok, yakni cuma 3,3.

Ponsel LG LG160 kemudian didapuk untuk menempati posisi kedua terbawah dengan rating 4,1, disusul oleh ponsel hasil kreasi Garmin-Asus, Garminfone, di peringkat tiga terbawah dengan rating 4,3.

Dalam situsnya yang dikutip detikINET, GoogGuide mengaku telah menilai sebanyak 576 ponsel sebelum mengeluarkan hasil analisanya tersebut.

Indikator penilaian yang digunakan antara lain terkait dengan konsumsi power, penggunaan material daur ulang, packaging alias kemasan serta apakah ponsel-ponsel tersebut masih menggunakan material berbahaya atau tidak.

"Ponsel-ponsel yang berada di peringkat rendah tidak memiliki fitur yang mengakomodir lingkungan dan perusahaan pembuatnya (vendor-red.) juga tidak fokus untuk mengurangi dampak dari pembuatan ponsel terhadap lingkungan," tukas GoogGuide.
sumBERita
8:47 AM | 0 comments | Read More

iPad Mini Muncul di Taiwan ?

Written By Admin on Tuesday, December 28, 2010 | 8:54 AM


Foto seorang artis Taiwan cukup menghebohkan ranah gadget dunia. Pasalnya, selebriti bernama Jimmy Lin itu tampil dengan gadget yang disebut-sebut sebagai iPad mini.

Jimmy sendiri memamerkan foto dirinya dengan 'iPad' berukuran lebih kecil tersebut di blog miliknya. Dalam foto itu, ia tampil dengan 'iPad mini' di tangan kanan dan iPad biasa yang saat ini kita kenal di tangan kiri.

Tak disebutkan memang bagaimana Jimmy mendapatkan gadget yang bikin penasaran tersebut. Namun sekilas, gadget yang memiliki lebar 7 inch itu juga diprediksi tak lebih dari sekadar Samsung Galaxy Tab yang diubah wallpapernya agar mirip iPad.

Namun dalam blognya, Jimmy sesumbar bahwa pada foto itu, ia tengah memegang 'new toy iPad mini'. Demikian dikutip detikINET dari Techfever.

Bikin penasaran saja memang versi terbaru dari iPad ini. Penggila gadget dunia pun sepertinya masih harus menanti konfirmasi resmi dari Apple soal kehadiran iPad 2 tersebut.
sumBERita
8:54 AM | 0 comments | Read More

BlackBerry Empathy - Konsep BlackBerry Masa Depan

Written By Admin on Thursday, December 16, 2010 | 5:45 PM

Desain BlackBerry yang kita tahu selama ini cukup khas. Layar lebar, dilengkapi navigasi trackpad atau trackball, dan rata-rata hadir dengan keypad Qwerty. Tapi, konsep satu ini mungkin akan membuat Anda tercengang dan sama sekali tidak disangka sebelumnya.

Konsep BlackBerry Empathy yang diusung Kiki Tang dan Daniel Yoon dari Art Center College of Design jauh berbeda dari konsep desain BlackBerry yang beredar saat ini.

Sepintas BlackBerry Empathy hadir dengan fisik ponsel menyerupai kristal dan tampilan antarmuka unik berupa cincin biometrik yang berfungsi mengumpulkan data emosional. Ia bekerja ketika Anda berhubungan dengan teman Anda melalui instant messaging (IM) dan layanan jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter, dan semacamnya.

"Seperti yang dilihat, konsep ini menawarkan teknologi layar sentuh. Uniknya, koneksi antarpengguna ditampilkan secara grafis, sehingga penggunanya dimudahkan untuk melihat siapa berhubungan dengan siapa," kata Kiki, salah satu desainer Empathy, seperti dikutip VIVAnews dari CrackBerry.com.

Tiap kontak akan mempunyai avatar yang masing-masing dilingkari cincin dua warna yang menunjukkan data emosional. Tentu saja, warna cincin tersebut dipengaruhi oleh emosi kontak yang bersangkutan. Misalnya, cincin berwarna yang terletak di bagian dalam menunjukkan emosional seseorang sebelumnya. Sementara cincin bagian luar menunjukkan emosional seseorang yang sedang berlangsung.

"Sangat menarik untuk mengetahui perubahan emosi seseorang, terlebih lagi ketika ingin mengetahui emosinya berubah setelah melihat sebuah peristiwa," jelas Kiki.

Fitur penting lainnya adalah Emotional Health Chart. Grafik ini dapat memonitor diagram kesehatan seseorang secara emosional dalam waktu yang tak terbatas. Seseorang dapat melihat bagaimana suatu peristiwa, seperti panggilan telepon, atau menerima sebuah pesan singkat dapat mempengaruhi emosional pengguna. Senang, sedih, marah, dan sebagainya. Jika grafik menunjukkan seseorang tersebut selalu sedih, maka bisa jadi ia sedang mengalami masalah. Jika diizinkan, pengguna dapat melihat grafik pengguna lain juga.

Konsep yang sungguh menarik. Meski belum diketahui teknologi apa yang akan mendukungnya. Kami yakin Anda pun penasaran untuk melihat suasana hati Anda pada cincin tersebut, atau mengetahui suasana hati pasangan Anda saat suatu peristiwa terjadi. Mari kita tunggu apakah konsep ini benar-benar diwujudkan oleh Research In Motion (RIM) atau tidak.

sumBERita
5:45 PM | 0 comments | Read More

Ganti Logo, Telkom Habiskan Rp 3,2 Miliar

Written By Admin on Monday, October 26, 2009 | 1:55 PM



PT Telkom Indonesia Tbk menghabiskan dana Rp 3,2 miliar untuk mengganti logo perusahaannya. Adapun konsultan yang ditunjuk untuk menggarap logo baru tersebut adalah Brand Union.

"Dana sebanyak itu tidak kami habiskan untuk sekadar mengganti logo, tapi juga untuk menciptakan identitas merek baru dan mengganti semua logo lama di plasa Telkom," jelas Rinaldi seperti dikutip dalam keterangannya, Senin (26/10/2009).

Penggantian logo dari perusahaan yang genap berusia 153 pada 23 Oktober lalu tersebut, merupakan simbol transformasi bisnis Telkom dari perusahaan Infokom menjadi berbasis Telecommunication, Information, Media and Edutainment (TIME).

"Hadirnya portfolio bisnis baru ini sejalan dengan positioning baru Telkom, yakni life confident dengan tagline 'The World in Your Hand'. Telkom beralih dari separate providers menuju single provider," lanjut Rinaldi.

Menurut sang dirut, transformasi kali ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah Telkom, karena bersifat fundamental, menyeluruh dan terintegrasi yang menyentuh empat aspek dasar perusahaan. Yakni, transformasi bisnis, infrastruktur, sistem dan model operasi, serta transformasi sumber daya manusia.

"Transformasi bisnis di tubuh Telkom merupakan sesuatu yang tak dapat dihindari," tegas Rinaldi.

Upaya Telkom dalam mempertahankan bisnis tradisionalnya dilakukan dengan cara mengoptimalkan jaringan saluran tetap kabel (fixed wireline), penyelarasan terhadap layanan seluler dan fixed wireless access (FWA), memisahkan FWA sebagai unit bisnis tersendiri, serta merampingkan portfolio anak perusahaan (streamline subsidiary portfolio).

"Kami harap dengan fokus berbasis TIME akan membuat Telkom menguasai 60% pendapatan dari industri new wave," tandas Rinaldi.

New wave yang dimaksud Rinaldi adalah bisnis baru di industri teknologi komunikasi informasi yang tidak hanya mengandalkan sektor telekomunikasi tetapi beralih kepada konten, portal, media, dan solusi teknologi informasi. Infrastruktur telekomunikasi hanya dijadikan sebagai tulang punggungnya saja.

Saat ini, menurut Rinaldi, new wave business baru berkontribusi sekitar 20% bagi total pendapatan Telkom. Kontributornya dari anak usaha seperti Sigma Cipta Caraka atau Indonusa. Sedangkan sumbangan terbesar masih datang dari sektor telekomunikasi sebesar 60%.


sumBERita
1:55 PM | 0 comments | Read More