Sponsors

Adsense Indonesia

Welcome Guys

Online Counter

Counter Powered by  RedCounter
Showing posts with label Kriminal. Show all posts
Showing posts with label Kriminal. Show all posts

Ferrari Diktator Tunisia Dijarah

Written By Admin on Thursday, January 20, 2011 | 8:52 AM


Ferrari 599 GTB Fiorano. Ya, Anda bisa bayangkan betapa bernilainya sport car ini. Tapi untuk seorang Presiden Tunisia Zine al-Abidine Ben Ali (Ben Ali) harganya mungkin tak seberapa. Apalagi Presiden terusir ini masih memiliki 1,5 ton emas yang berhasil diselamatkan istrinya, Laila Ben Ali, dari jarahan para pedemonstran, akhir pekan lalu.

Sebuah tayangan video di dearah sekitar kediaman Ban Ali, di Carthage, 15 kilometer utara kota Tunis, memperlihatkan dua pemuda sedang mengangkut 599 dengan traktor. Media lokal menduga Ferrari kuning tersebut merupakan milik Ben Ali yang ikut dijarah pendemo.

Ben Ali, penguasa diktaktor yang telah berkuasa selama 23 tahun, tersingkir dari kursi Presiden dalam sebuah revolusi massa. Para demonstran yang menolak kepemimpinan Ban Ali merusak kediaman Ben Ali dan keluarganya yang mewah. Para penjarah juga membawa lari barang-barang berharga milik penguasa berusia 74 tahun itu

Ben Ali kini dikabarkan tengah berada di Arab Saudi setelah gagal mendarat di Paris karena ditolak pemerintah Perancis.

Leila Ben Ali, wanita pertama Tunisia, ditengarai sebagai sosok sosialita yang gemar hidup mewah. Para pengamat politik barat menganggap Laila sejajar dengan istri diktator Filipina Imelda Marcos yang gemar berbusana mewah.

Leila (35) juga dikenal sebagai wanita yang senang mengoleksi mobil-mobil mewah, termasuk rumah-rumah istimewa, termasuk emas 1,5 ton yang ditaksir senilai 35 juta pound sterling.
sumBERita
8:52 AM | 0 comments | Read More

Kapolri Benarkan Noordin Tewas

Written By Admin on Thursday, September 17, 2009 | 3:51 PM




Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) membenarkan Noordin M Top telah tewas.

"Iya, iya, iya," ujar Kapolri saat ditanya apakah salah satu korban tewas adalah Noordin M Top di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (17/9/2009).

BHD menyatakan itu usai melaporkan penggerebekan polisi di Solo kepada Presiden SBY. BHD yang mengenakan pakaian dinas polisi tampil sumringah. Senyumnya mengembang selalu.

"Apa nggak perlu nunggu hasil DNA dulu?" cecar wartawan.

"Iya nanti detilnya di Mabes Polri saja," jawab BHD.

Pukul 16.00 WIB, Mabes Polri akan menggelar jumpa pers untuk menjelaskan hasil penggerebakan tersebut.


sumBERita
3:51 PM | 0 comments | Read More

Solo, Titik Terakhir Aksi Noordin M Top



Bila benar sesuai pengumuman resmi polisi Noordin M Top tewas, maka Kota Solo, Jawa Tengah menjadi titik terakhir pelarian Noordin. Setelah 7 tahun buron berpindah-pindah tempat, Noordin harus berakhir di Solo. Mengapa Noordin memilih Solo menjadi tempat pelarian?

Solo selama ini kerap disebut-sebut sebagai basis pelaku teror. Biasanya dalam pelariannya selama ini, Noordin tidak pernah singgah ke tempat yang dicurigai dan diinteli polisi. Dia pun tidak pernah tinggal bersama seorang buronan.

"Mungkin saja dia sudah terjepit. Sudah tidak ada pelindungnya lagi," terang seorang aktivis Jamaah Islamiyah (JI) yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di Jakarta, Kamis (17/9/2009).

Solo dipilih sebagai lokasi karena di tempat ini dikenal nyaman. "Juga aman, banyak yang melindungi," terangnya.

Noordin ditengarai tidak hanya sehari dua hari berada di Kepohsari. Dia sudah ada beberapa lama di situ. Saat digerebek Densus 88 sejak Rabu 26 September malam, sejumlah perlawanan pun dilakukan 5 orang yang berada di dalam rumah itu. Tidak heran bila ditemukan senapan laras panjang, pistol, dan bahan peledak. Seorang pria yang diduga kuat Noordin juga memakai rompi yang diledakkan.

"Mereka di rumah itu berdiskusi dan mengajar di sebuah pesantren. Ya mungkin saja mereka hendak merencanakan penyerangan lagi," terang sumber itu.

Selama ini berkali-kali Noordin selalu lolos dari pengepungan, mulai kurun waktu 2000-2009. Mulai dari Batu, Malang, Bogor, Bandung, Cilacap, Temanggung, dan kemudian titik terakhir di Solo.

"Dia pintar, tetapi dia kali ini mungkin ceroboh," ujar mantan petinggi JI Nasir Abbas saat dihubungi melalui telepon.

Sementara itu, mengenai lokasi Kota Solo yang kerap menjadi basis kelompok pelaku teror disanggah Pimpinan Jamaah Ansharu-Tauhid (JAT) Abdul Rochim, yang juga putra Abu Bakar Baasyir, pendiri pondok pesantren Ngruki yang selalu dikait-kaitkan dengan pelaku teror.


"Kalau Solo jadi basis buktinya apa? Itu hanya oknum yang menstigmakan orang tertentu dengan terorisme. Semua itu kalau bicara fakta, mereka tidak punya. Kalau menuduh suatu pihak dengan terorisme jangan bicara tanpa bukti. Penanganan teroris itu amburadul sampai mencurigai orang berjenggot," tutup pria yang akrab disapa Iim ini.


sumBERita
3:48 PM | 0 comments | Read More

Malaysia Klaim Pulau Jemur, Pemprov Riau akan Klarifikasi

Written By Admin on Tuesday, September 1, 2009 | 3:08 PM



Pekanbaru - Malaysia kembali membuat ulah. Setelah mengklaim berbagai seni dan budaya Indonesia, negeri jiran itu kini mengkliam gugusan Pulau Jemur di Provinsi Riau sebagian kawasan wisata mereka. Pemprov Riau pun meradang dan berniat mengklarifikasi hal ini ke Konjen Malaysia di Pekanbaru.

"Kita sudah mendengar soal Pulau Jemur diklaim sebagai tujuan wisata negara Slangor, Malaysia. Karena itu kita akan segera meminta klarifikasi dari Konsulat Malaysia di Pekanbaru. Kalau memang benar pengklaiman pulau itu atas nama negara Malaysia, tentu akan kita tanya apa dasarnya," kata Gubernur Riau, Rusli Zainal melalui juru bicaranya, Kepala Biro Humas, Zulkarnain saat ditemui detikcom, Selasa (1/09/2009) di Kantor Gubernur Riau, Jl Sudirman Pekanbaru.

Menurut Zul, pengakuan Pulau Jemur masuk dalam tujuan wisata Slangor sangat tidak masuk akal. Sekalipun letak geografis Pulau Jemur berada di kawasan Selat Malaka, namun pulau itu masuk dalam wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

"Aneh saja, kalau tiba-tiba Malaysia mengklaim itu menjadi tujuan wisata mereka. Mengapa baru sekarang mereka klaim menjadi milik mereka, mengapa tidak dari dulu saja. Atau sekalian Riau ini
mereka klaim bagian dari negara mereka," kata Zulkarnain.

Zulkarnain menyebut, gugusan Pulau Jemur sampai saat ini masih dalam tapal batas wilayah Indonesia. "Dari mana jalannnya Malaysia bisa menganggap itu pulau milik mereka. Padahal di Pulau Jemur ada pos TNI AL," kata Zulkarnain.

Pulau Jemur adalah salah satu dari 9 pulau yang termasuk dalam gugusan Pulau Arwah di Kabupaten Rohil, Riau. Pulau ini terkenal memiliki pemandangan alam yang indah sehingga membuat pengunjungnya betah berlama-lama.

Tidak cuma itu, Pulau Jemur juga amat kaya dengan ragam ikan, satwa laut, dan terumbu karang. Semua itu sangat menggoda para wisatawan untuk memancing atau menyelam.

Pulau tak berpenduduk ini berjarak sekitar 70-an kilometer dari kota Bagan Siapiapi, ibukota Kabupaten Rokan Hilir.

Informasi mengenai penawaran Pulau Jemur sebagai daerah tujuan wisata tersebut dapat diakses di sejumlah situs pariwisata Travel Journal dan laman Osvaja.net yang menyebutkan bahwa Pulau Jemur sebagai destinasi wisata Negara Bagian Selangor, Malaysia.

Dalam situs Travel Journal dicantumkan lokasi dan peta Pulau Jemur yang dikatakan masuk dalam wilayah Selangor, Malaysia. Namun, tidak bisa diketahui informasi mengenai penanggung jawab laman pariwisata tersebut.


sumBERita
3:08 PM | 0 comments | Read More

Ditemukan setelah hilang 18 tahun

Written By Admin on Saturday, August 29, 2009 | 9:33 AM



Phillip Garrido, tersangka penculik tercatat sebagai narapidana perkosaan

Seorang perempuan AS yang diculik sejak kanak-kanak tahun 1991 melahirkan dua anak berayahkan lelaki yang diduga menjadi penculiknya, demikian polisi.

Jaycee Lee Dugard dan anak-anaknya, umur 11 dan 15, disekap di "halaman belakang berhalaman belakang".

Tertuduh penculiknya adalah Phillip Garrido, 58, dan istrinya Nancy Garrido, 54, kini sedang ditahan di California.

Tes DNA sedang dilakukan untuk memastikan identitas Dugard, namun sementara ini dia telah dipertemukan dengan ibunya.

Dugard raib tahun 1991, usia 11, di luar rumahnya pinggir danau Tahoe, diduga dibawa oleh dua orang.

Wakil Sheriff El Dorado County Fred Kollar mengatakan dia hidup bersama pasangan penculiknya, diisolir dari dunia luar di sebuah bangunan di Antioch dekat San Francisco sejak penculikan itu.

"Tenda-tenda dan bangunan luar di halaman belakang itu diatur sedemikian rupa untuk menghalangi pandangan dari luar dan untuk membatasi para korban dari kontak luar."

Tiga korban menghabiskan "sebagian besar hidup mereka" di sana, kata Kollar, tidak pernah pergi sekolah atau mengunjungi dokter.

Identitas mereka terungkap setelah Garrido diintai polisi kampus Universitas California Berkeley bersama dua anak-anak.

Diculik sejak 1991, saat pulang sekolah oleh dua orang pelaku

Lelaki itu menimbulkan kecurigaan karena tercatat sebagai pelanggar hukum seksual dan tidak diizinkan bersama dengan anak-anak.

Phillip Garrido pernah dihukum dalam kasus pemerkosaan dan dibebaskan bersyarat tahun 1999, menurut Departemen Lembaga Pemasyarakatan California.

Dia lalu dipanggil oleh petugas pembebasan bersyaratnya untuk diperiksa, dimana dia membawa dua anak itu serta seorang perempuan yang dipanggilnya Allissa.

Dalam pemeriksaan dia mengatakan bahwa Allissa sebenarnya adalah Jaycee Lee Dugard. Dugard juga mengakui identitasnya pada polisi.

Pada bangunan di Antioch itu, juga ditemukan sebuah kendaraan disembunyikan di halaman belakang yang cocok dengan kendaraan yang sebelumnya dideskripsikan saat penculikan, tambah Kollar.

"Kisah yang sangat luar biasa, menemukan orang hilang begitu saja. Seseorang yang kami kira sudah meninggal," kata Bill Clark, seorang jaksa penuntut di El Dorado County.

Jimmie Lee, seorang polisi lokal, mengatakan Garrido juga ditahan atas sangkaan memperkosa serta tindakan tidak senonoh terhadap anak di bawah umur serta pemaksaan hubungan seksual.

Sempat dicurigai

Bersamaan dengan berkembangnya berita tentang dugaan penemuan kembali Dugard, ayah tirinya Carl Probyn mengatakan pada ABC News di AS bahwa keluarga mereka kini yakin putri mereka akan kembali.

"Saya sendiri sudah putus harapan," katanya, menegaskan bahwa dia hanya ingin menemukan orang-orang yang menculik putri tirinya.

Pada 10 Juni 1991 Probyn melihat, gadis muda itu dibawa kabur dua orang tak dikenal.

Insiden terjadi saat dia pulang sekolah dengan berjalan kaki menuju tempat pemberhentian bus di kota Meyers, selatan Danau Tahoe.

Ayah tirinya - mulanya dicurigai terlibat dengan raibnya Dugard dan kini telah berpisah dari ibunya - dia mengatakan ada orang asing mengemudi kendaraan dan menangkap Dugard, memasukkannya dalam sebuah mobil warna abu-abu meskipun saat itu dia mencoba menjerit dan menendang.

Probyn yakin seorang laki-laki dan perempuan berada dalam kendaraan itu. Meski beberapa kali muncul laporan palsu korban terlihat pada tahun-tahun berikutnya, Dugard tidak pernah terlihat lagi.

"Sepertinya dia baik-baik," kata Probyn.

"Dia bicara dengan istri saya dan nampaknya ingat beberapa hal. Saya berharap dia diperlakukan dengan baik 18 tahun ini."

"Mendapatkan dia kembali dalam keadaan hidup, dia juga ingat masa lalunya, sementara pelaku kejahatannya ditahan rasanya seperti menang tiga kali sekaligus," katanya pada koran Sacramento Bee.


sumBERita
9:33 AM | 0 comments | Read More

Penghina 'Indonesia Raya' Terlacak

Written By Admin on Friday, August 28, 2009 | 10:19 AM



Pemerintah tak tinggal diam menyaksikan penghinaan terhadap lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipermak di sebuah forum online. Setelah dilakukan pelacakan, ternyata asal pelaku terendus dari benua Amerika.

Pelacakan ini sendiri dilakukan oleh Depkominfo dengan melacak alamat IP (Internet Protokol) si pelaku. Sayangnya, Kabag Humas dan Pusat Informasi Depkominfo Gatot S. Dewa Broto, enggan membeberkan lebih lanjut negara yang dimaksud.

"Sudah dilacak oleh Kominfo dan rupanya alamat IP-nya bukan dari Malaysia, tapi di suatu negara di Amerika Utara," jelasnya kepada detikINET.

Meski bukan berasal dari Malaysia, namun tetap saja bahasa yang digunakan si pelaku, yakni Melayu, sangat identik dengan Negeri Jiran tersebut.

"Kominfo tidak mau menimbulkan kegaduhan yang kontra produktif. Entah ini murni dilakukan sekadar iseng atau ingin memperkeruh hubungan Indonesia dan Malaysia," pungkas Gatot.


sumBERita
10:19 AM | 0 comments | Read More

Ciudad Juarez, Kota Paling Mematikan di Dunia

Written By Admin on Thursday, August 27, 2009 | 4:40 PM

Perbatasan Meksiko dengan Amerika Serikat (AS), Ciudad Juarez, tercatat sebegai kota dengan tingkat pembunuhan tertinggi di dunia. Kota yang sarat dengan perdagangan narkoba dan konflik antargeng ini, memiliki rata-rata 130 pembunuhan per 100 ribu penduduk.

Hal itu disampaikan oleh salah satu organisasi non-pemerintah Meksico, Citizen's Council for Public Security (CCSP), dalam pernyataannya seperti dilansir AFP, Kamis (27/8/2009). CCSP mendasarkan laporannya tersebut atas berita di media dan laporan FBI kepada pemerintah AS.

Di Ciudad Juarez tercatat sebanyak 1.362 orang tewas dibunuh sepanjang tahun ini hingga 21 Agustus. Jumlah ini terus meningkat karena konflik antar kartel narkotika dalam memperebutkan jalur perdagangan narkoba ke AS terus berlanjut. Penerjunan 8.500 tentara di kota perbatasan ini terbukti gagal dalam meredam konflik yang terus terjadi.

Posisi Juarez disusul oleh Caracas, Venezuela, dengan rata-rata 96 pembunuhan per 100 ribu penduduk. Pada September tahun 2008 lalu, Caracas dinobatkan sebagai kota pusat pembunuhan di dunia oleh majalah Foreign Policy, dengan rata-rata 130 pembunuhan per 100 ribu penduduk.

Selanjutnya menyusul New Orleans, AS, dengan rata-rata 95 pembunuhan per 100 ribu penduduk. Kemudian Tijuana yang juga merupakan kota perbatasan Meksiko-AS berada di peringkat ke-4 dengan rata-rata 73 pembunuhan per 100 ribu penduduk.

Sementara itu, Cape Town, Afrika Selatan, berada di peringkat ke-5 dengan 62 pembunuhan per 100 ribu penduduk. Lalu Baltimore, salah satu kota pantai timur AS, menduduki peringkat ke-8 dengan rata-rata 45 pembunuhan per 100 penduduk.

Sedangkan kota Baghdad, Irak, juga masuk dalam daftar, dengan menduduki peringkat ke-10 yang memiliki rata-rata 40 pembunuhan per 100 ribu penduduk.


sumBERita
4:40 PM | 0 comments | Read More

Pasha 'Ungu' Terancam Dipenjara 1 Tahun 3 Bulan !

Saat umat muslim sedang khusyuk menimba ibadah di bulan Ramadhan, vokalis band 'Ungu', Pasha justru tengah menghadapi ujian hidup yang cukup serius. Jika terbukti bersalah menganiaya sang mantan istri, Okie Agustina Pasha terancam masuk bui.

Pasalnya, Pasha akan dihukum maksimum satu tahun ditambah tiga bulan penjara karena dikenakan pasal 335 tentang perbuatan tidak menyenangkan, serta pasal 352 tentang penganiayaan ringan terkait kasus penganiayaan yang dilakukannya terhadap mantan istrinya, Okie Agustina Sofyan.

Namun demikian, menyikapi ancaman tersebut Pasha hanya bisa pasrah. “Saya ikuti proses dan perkembangannya saja. Ada kuasa hukum yang mengurus masalah itu,” kata pria bernama lengkap Sigit Purnomo Syamsudin Said itu saat ditemui Bintang Group, di Jakarta belum lama ini.

Cukup mengherankan, sikap Pasha yang dulu sempat emosional bahkan sesumbar akan menghadapi Okie sampai tahap pengadilan sekalipun malah membuat Pasha kini begitu tabah menghadapi jeratan hukum yang akan dihadapinya. Mungkinkah karena terpengaruh khasanah bulan Ramadhan yang damai dan penuh dengan niat ibadah Pasha jadi lenih bijak menghadapi kemelut konfliknya bersama Okie.

Tapi tidak ada asap kalau tidak ada api, maka perubahan sikap Pasha tentu memiliki alasan. Seiring dengan menghilangnya Okie yang sama sekali tidak mau ditemui Pasha, kabarnya pria asal Donggala, Sulawesi Tengah ini sedang berusaha menenangkan hati sang mantan istri. Kabarnya, Pasha tetap meraa kesepian menjalani masa dudanya. Bahkan, di bulan Ramadhan yang seharusnya dikelilingi kasih sayang keluarga, Pasha malah melewatinya dengan seorang diri.

"Berbeda, sekarang lebih banyak sendiri. Sahur biasanya makan di rumah bersama istri dan anak sekarang malah sendiri", tutup Pasha membandingkan ibadah puasanya tahun ini dengan tahun lalu.


sumBERita
4:30 PM | 0 comments | Read More

Detik-detik meledaknya Bom JW Marriot & Ritz Carlton

Written By Admin on Saturday, July 18, 2009 | 8:46 AM




Sebanyak enam orang tewas di Hotel J.W. Marriot dan dua orang lainnya di Hotel Ritz Carlton. Sementara seorang lagi dipastikan meninggal di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jaksel.


sumBERita
8:46 AM | 0 comments | Read More