Sponsors

Adsense Indonesia

Welcome Guys

Online Counter

Counter Powered by  RedCounter
Showing posts with label Gempa. Show all posts
Showing posts with label Gempa. Show all posts

Gempa 8,8 SR Ancam Padang !!!

Written By Admin on Wednesday, October 14, 2009 | 1:35 PM




Kota Padang dan sekitarnya kini tengah tidur di atas bom waktu. Ancaman gempa susulan sebesar 8,8 skala ritcher (SR) mengancam. Potensi tsunami pun meruyak.

Demikian analisis Direktur Obervasi Bumi dari Nanyang Technological University Singapura, Kerry Sieh, seperti dimuat The Strait Times edisi Rabu 14 Oktober 2009.

Menurutnya, banyak pergerakan tektonik di muka bumi ini. “Tetapi tidak ada yang seaktif Padang dalam beberapa dekade terakhir,”katanya.

Gempa 7,6 SR yang menghantam Padang dua pekan lalu dan menewaskan seribu lebih manusia, menurut Kerrry, hanyalah pembukaan dari gempa yang lebih dashyat.

“Tidak ada satu tempat di bumi yang melepaskan begitu banyak aktivitas seismik selama dekade terakhir selain wilayah Sumatera Barat,”katanya,

Ia dan rekannya peneliti Indonesia kini tengah meneliti wilayah dengan radius 400 km di pulau Mentawai, Sumetara Barat. Ia memprediksi akan terjadi gempa susulan dengan kekuatan 8,8 SR dan berpotensi tsunami seperti halnya tsunami tahun 2004 di Aceh. Gempa ini diduga akan terjadi tak lama lagi.

Dia dan timnya juga tengah meneliti Sunda megathrust. Ia dan timnya menemukan gempa yang disebabkan oleh Sunda megathrust terjadi dalam siklus 200 tahunan sekali. Yakni pada tahun 1300, 1600 dan 1800.


sumBERita
1:35 PM | 0 comments | Read More

Gempa Padang | BNPB: Korban Tewas 805 Orang, 241 Hilang

Written By Admin on Saturday, October 10, 2009 | 11:51 AM




Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi 7,6 SR di Provinsi Sumatera Barat, Padang, berjumlah 805 orang. Sementara korban hilang mencapai 241 orang.

"Data tadi malam 805 orang meninggal dan 241 orang hilang," ujar Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Priyadi
Kardono ketika dihubungi per telepon, Sabtu (10/10/2009).

Menurut Priyadi, pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Rencananya, imbuh Priyadi, tanggap darurat akan dilakukan hingga 31 Oktober 2009. Hal ini dilakukan agar proses pemulihan masyarakat cepat selesai.

"Memang rencananya tanggap darurat 2 bulan lalu akhirnya diperpendek sampai 31 Oktober 2009. Kasihan masyarakatnya, mereka perlu diperbaiki rumahnya," papar dia.

Di Kota Padang, hingga kemarin sebagian besar listrik telah normal, bahkan lampu penerangan jalan umum telah berfungsi 100 persen. Demikian juga listrik di kota Pariaman telah berfungsi 92 persen. Pelayanan BBM dan gas di Provinsi Sumatera Barat juga telah normal dan berjalan baik. Upaya pemulihan air bersih juga masih terus dilakukan.


sumBERita
11:51 AM | 0 comments | Read More

Gempa 7,6 SR Sumbar | Pondasi Hotel Ambacang Goyang, Proses Evakuasi Dihentikan Sementara

Written By Admin on Saturday, October 3, 2009 | 8:52 AM




Petugas gabungan dari TNI, SAR dan Swiss menghentikan untuk sementara waktu proses evakuasi di Hotel Ambacang, Padang, Sumbar. Pasalnya, pondasi lantai 6 hotel tersebut terlihat sedikit ambruk ke bawah.

Pengamatan detikcom, Sabtu (3/10/2009) pukul 04.25 WIB, seluruh proses evakuasi dihentikan. Petugas maupun alat-alat berat tidak lagi melanjutkan aktivitasnya.

Menurut petugas di lapangan, pondasi lantai 6 hotel tersebut agak sedikit turun ke bawah. Nampaknya, pondasi tak kuat menahan beban buldoser yang terus mencoba menyingkarkan batu-batu reruntuhan.

Jenazah yang sebelumnya sempat terlihat di dalam hotel kini kembali tertutup. Sebelumnya, petugas hanya dapat melihat lengan jenazah saja.

Belum ada keterangan resmi kapan proses evakuasi akan kembali dilakukan. Namun kini seluruh kegiatan praktis dihentikan sementara.


sumBERita
8:52 AM | 0 comments | Read More

Gempar 7,6 SR Sumbar | PBB Mobilisasi Bantuan ke Padang




Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengkoordinasikan bantuan kemanusiaan dari masyarakat internasional untuk korban gempa di Padang. Sejumlah staf yang berpengalaman serta bantuan obat-obatan juga telah dikirimkan ke wilayah ini.

PBB di Indonesia telah mengirim tim gabungan pada tanggal 1 Oktober untuk mengidentifikasi kebutuhan kedaruratan yang mendesak diperlukan saat itu.
Tim United Nations Disaster Assessment and Coordination System (UNDAC)
saat ini juga telah berada di lapangan untuk membantu pemerintah berkoordinasi dengan tim SAR internasional.

Bukan cuma itu, dana kedaruratan juga telah disiapkan untuk melengkapi
usaha kedaruratan pemerintah. Bantuan awal yang diberikan di antaranya adalah perangkat kebutuhan keluarga, tenda sekolah, perangkat kesehatan reproduksi dan peralatan berat untuk membantu usaha SAR.

"Mengingat besarnya skala bencana, PBB tetap berkomitmen untuk membantu usaha pemerintah menyediakan bantuan kepada para korban," ujar Koordinator Kemanusiaan PBB di Indonesia, El-Mostafa Benlamlih dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (2/10/2009).

Di saat yang bersamaan, PBB menyampaikan turut berduka cita kepada para korban bencana gempa di Sumatera Barat. PBB berharap, usaha SAR dapat membantu menyelamatkan warga yang masih tertimbun reruntuhan.


sumBERita
8:51 AM | 0 comments | Read More

Gempa 7,6 SR di Sumbar | 72 Trafo Roboh, PLN Butuh Dana Rp 107 M

Written By Admin on Friday, October 2, 2009 | 4:54 PM




Sebanyak 72 trafo di Kota Padang, Sumatera Barat, rusak diguncang gempa. Perbaikan baru mencapai 29 persen. PLN membutuhkan dana untuk perbaikan sekitar Rp 107 miliar.

"Kerusakan listrik di Kota Padang akibat 72 travo yang rusak. Rusaknya karena jatuh. Tetapi, pembangkit listrik kita normal. Hanya, kita menggunakan kontrol manual saat ini," kata General Manager PLN Sumatera Barat, Dody Budiawan, di depan Hotel Ambacan, Jalan Bundo Kanduang, Padang, Sumatera Barat, Jumat (2/10/2009).

Ketika ditanya kapan listrik normal lagi, Dody tidak dapat memastikannya. Semua tergantung kondisi di lapangan. Sebab, kata Dody, ada beberapa yang harus dilakukan terlebih dulu. Pertama, identifikasi kerusakan. Kedua, memutuskan listrik agar menjaga keamanan.

"Lalu, kita periksa rumahnya, dan dipasang lagi. Kita putuskan dulu, lalu kita pasang kembali. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini selesai. Tetapi, kita tidak bisa pastikan kapan," papar dia.

Dikatakan dia, anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan sekitar Rp 107 miliar. "Perbaikan sudah sampai 29 persen," kata Dody.


sumBERita
4:54 PM | 0 comments | Read More

Gempa 7.6 SR | Maskapai Penerbangan Beri Layanan GRATIS !!!



Menyusul gempa 7.6 SR yang menimpa Sumatera Barat, sejumlah maskapai penerbangan memberikan layanan cuma-cuma. Mulai dari penerbangan gratis hingga layanan kargo setengah harga.

"Kita ada penerbangan gratis Jakarta-Padang dan Padang-Jakarta untuk keberangkatan Minggu 4 Oktober 2009. Akan pergi pukul 08.00 WIB dan pulang 13.40 WIB," ujar operator Air Asia, Nirna ketika dihubungi detikcom, Jumat (2/10/2009) pukul 16.20 WIB.

Pengumuman Air Asia dipasang di internet pada pukul 08.00 WIB tadi. "Dalam 45-60 menit langsung habis karena hanya ada 130 tempat duduk. Kode pesawat QZ," ucapnya.

Sementara maskapai penerbangan Batavia Air memberikan pengiriman jasa cargo bantuan kemanusiaan gratis ke Padang.

"Sehubungan dengan musibah yang menimpa Sumatera Barat, Batavia Air ikut
berpartisipasi membantu korban bencana dengan memberikan pengiriman jasa cargo
bantuan kemanusiaan secara cuma-cuma ke Padang," demikian email yang diterima detikcom.

Hal serupa juga dilakukan maskapai Garuda Indonesia. Hanya bedanya, Garuda memberikan layanan keringanan ongkos biaya 50% yang berlaku dari 1 Oktober-30 November 2009.

"Pemberian FOC diberikan kepada Pengiriman bantuan yang dikirim melalui Palang Merah Indonesia (PMI). Pemberian diskon 50% (airfreight) diberikan kepada pengirim yang disertai dengan surat pernyataan dari lembaga/institusi Pemerintah, swasta atau LSM atau badan-badan penyelenggara bantuan kemanusiaan lainnya bahwa isi kiriman benar-benar barang kiriman untuk bantuan kemanusiaan," demikian pemberitahuan Garuda.


sumBERita
4:52 PM | 0 comments | Read More

Lihat foto gempa Sumbar





Diperkirakan korban jiwa bisa mencapai ribuan karena masih banyak yang diduga terperangkap di balik reruntuhan puing


Penduduk di Padang panik berlarian keluar dari gedung saat gempa pertama kali mengguncang, namun tak semua sempat menyelamatkan diri


Petugas penyelamat melaporkan sedikitnya 460 orang tewas akibat guncangan gempa yang berkekuatan 7,6 skala Richter.


Rumah sakit darurat didirikan langsung di beberapa tempat untuk menangani jumlah korban luka-luka


Getaran gempa sampai terasa ke Malaysia dan para pegawai di ibukota Kuala Lumpur panik keluar dari kantor




sumBERita
2:55 PM | 0 comments | Read More

Gempa Sumbar PBB Nyatakan Korban Tewas Capai 1.100 Orang




Korban gempa gempa 7,6 SR di Sumatera Barat semakin bertambah. Namun, jumlahnya bervariasi, ada yang menyebutkan ratusan hingga ribuan. PBB mengklaim lebih dari 1.000 orang tewas dalam gempa yang mengguncang kota Padang tersebut.

Seperti dilansir situs Al Jazeera, Jumat (2/10/1009), Kepala Bidang Kemanusiaan PBB, John Holmes, dalam jumpa pers, Kamis (1/10/2009) kemarin, menyebutkan perkiraan terbaru untuk korban tewas gempa di Padang mencapai angka 1.100 orang, sementara korban luka-luka sebanyak ratusan orang. Data tersebut didasarkan pada data milik PBB sendiri.

Dikatakan dia, banyaknya wilayah terpencil di pinggiran pantai yang sulit diakses oleh bantuan maupun petugas penyelamat, turut berperan menambah jumlah korban tewas.

PBB menyatakan pemerintah Indonesia secara resmi menyatakan korban tewas mencapai 777 orang, sedikitnya 440 orang mengalami luka berat. Sedangkan Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Depkes, Rustam S Pakaya, menyatakan korban tewas telah mencapai ribuan orang.


sumBERita
10:37 AM | 0 comments | Read More

Korban Tewas Gempa Sumbar Jadi 529 Orang

Written By Admin on Thursday, October 1, 2009 | 4:19 PM




Korban tewas akibat gempa 7,6 SR di Sumatera Barat bertambah menjadi 529 jiwa. Kebanyakan korban berasal dari Kota Padang.

"529 Orang tewas sudah dievakuasi ke RS," ujar petugas Satkorlak Depsos, Novi, ketika berbincang dengan detikcom, Kamis (1/10/2009) pukul 15.25 WIB.

Korban tewas berasal dari berbagai kota di Sumatra Barat. "Dari Pariaman ada 11 jenazah, Padang 376 jenazah, Solok 2 jenazah, Pasaman 75 jenazah, Padang Panjang 3 jenazah, dan Padang Pariaman 62 jenazah," jelas Novi.

Jenazah kini berada di RS di kota-kota di Sumatera Barat. "Tim kami juga menyebar di sana," ujar Novi.


sumBERita
4:19 PM | 0 comments | Read More

Ingin Memantau Pusat Gempa Melalui Internet?



Pengguna internet tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui di mana gempa sedang terjadi. Cukup memanfaatkan sebuah add on gratis untuk browser gratisan Mozilla Firefox.

Sebuah add on bernama eQuake Alert memungkinkan para pengguna Mozilla Firefox untuk mengetahui di mana gempa sedang terjadi. Tidak hanya untuk wilayah Indonesia, eQuake juga memantau aktivitas gempa di seluruh dunia.

eQuake akan menginformasikan kepada para penggunanya jika sedang terjadi gempa, baik tanggal kejadian, lokasi maupun besarnya gempa tersebut. Uniknya, jendela browser akan bergoyang seketika saat gempa baru saja terjadi.

Untuk dapat menggunakan aplikasi ini pun cukup mudah, pengguna hanya perlu mengunduhnya melalui situs resmi Mozilla. Setelah diunduh, restart browser untuk mengaktifkan add on tersebut.

Setelah berhasil ter-install pada Firefox, informasi gempa pun akan muncul di bagian kanan bawah browser pengguna. Ketika dijajal detikINET, gempa yang sedang terpantau pada pukul 13:00 WIB adalah di Kepulauan Tonga, Washington dan Indonesia.


sumBERita
1:49 PM | 0 comments | Read More

Gempa 7,6 SR di Sumbar Hotel Bumi Minang Ambruk, Korban Tewas Belum Bisa Dievakuasi


Hotel Bumi Minang di Padang roboh akibat gempa 7,6 SR di Sumatera Barat (Sumbar). Hotel berlantai tujuh itu kini rata dengan tanah. Sejumlah korban tewas yang tertimpa puing bangunan belum bisa dievakuasi.

Pemantauan detikcom, Kamis (1/10/2009), hotel bintang empat yang menjadi salah satu hotel favorit di Padang ini porak-poranda. Hotel di Jalan Bundo Kandung 20-28 yang sebelumnya nampak anggun itu benar-benar tak berbentuk lagi.

Menurut saksi mata, banyak korban yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan, karena saat gempa terjadi mereka tak sempat menyelamatkan diri. Satu jenazah terlihat tertimpa tembok bangunan besar dan tergencet kaca.

Saat ini, sejumlah aparat TNI sedang mencoba melakukan evakuasi. Namun, mereka terlihat kesulitan, karena sangat minimnya alat berat. Meski begitu, para anggota TNI yang berbaju loreng itu tetap mencoba melakukan evakuasi semampunya.

Hujan deras yang sempat mengguyur kawasan ini juga sempat mengganggu proses evakuasi. Aparat TNI masih menunggu kehadiran alat berat.


sumBERita
11:37 AM | 0 comments | Read More

Jambi-Bengkulu Diguncang Gempa 7 SR, Tak Berpotensi Tsunami




Gempa cukup kuat kembali datang. Gempa 7 Skala Richter ini berpusat tak jauh dari Jambi dan Bengkulu.

Berdasarkan data yang terdapat dalam situs Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pukul 08.52 WIB, Kamis (1/10/2009).

Pusat gempa terletak di 46 km tenggara Sungai Penuh Jambi, 54 km timur laut Mukomuko Bengkulu, 86 km barat daya Bangko Jambi, 101 km barat laut Muara Anam Bengkulu dan 121 km barat data Muarabungo Jambi dengan kedalaman 10 km

Gempa ini tak berpotensi tsunami.


sumBERita
9:14 AM | 0 comments | Read More

Ribuan Korban Gempa Masih Tertimbun




Ribuan orang hingga saat ini masih terjebak di dalam reruntuhan akibat gempa Sumatra berkekuatan 7,6 skala richter. Korban belum bisa dievakuasi karena cuaca buruk. Demikian dikatakan Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan Rustam Pakaya di Jakarta, Rabu (30/9).

Rustam mengatakan, ribuan korban terjebak reruntuhan bangunan karena tak sempat menyelamatkan diri saat gempa menggoyang bumi Sumatra. Begitu banyaknya korban, tambah Rustam, sejumlah kalangan menyamakan tragedi ini dengan gempa Yogyakarta pada 2006 yang menelan 5.000 lebih korban jiwa.


sumBERita
9:04 AM | 0 comments | Read More

80% Bangunan di Pariaman Roboh !!!




Pariaman mengalami kerusakan parah akibat gempa yang berpusat 57 km dari kota itu. Sekitar 80% bangunan di Pariaman -- sekitar 40 km dari Padang -- roboh.

Laporan sementara dari DPD PKS Pariaman bahwa sekitar 80% bangunan di Pariaman roboh," kata Humas DPP PKS Mabruri pada detikcom, Kamis (1/10/2009). Melihat kondisi yang ada, korban tewas diperkirakan lebih dari 75 orang.

Mabruri menjelaskan, Presiden PKS Tifatul Sembiring sudah menginstruksikan kepada Satuan Kepanduan PKS Bukit Tinggi, Pekanbaru, Jambi dan Bengkulu agar berangkat menuju kawasan gempa Padang dan Pariaman.

"Laporan dari Tim Bukit Tinggi menyampaikan bahwa Jalan Bukit Tinggi - Padang putus di Silayiang, Padangpanjang, sehingga tim harus memutar ke arah Maninjau," beber Mabruri.

Dari Jakarta Tim P2B PKS sudah diberangkatkan menuju Padang. Tifatul mengungkapkan bahwa PKS telah menerjunkan dana awal bantuan Rp 50 juta dan menginstruksikan kepada seluruh wilayah untuk menggalang bantuan, karena dampaknya cukup parah dan memakan korban besar.


sumBERita
9:02 AM | 0 comments | Read More

Gempa 7,6 SR Korban Tewas Jadi 200 Orang




Korban gempa bumi Sumatera Barat terus bertambah. Pada Rabu malam wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan korban tewas sebanyak 75 orang. Pagi ini korban telah bertambah menjadi 200 orang.

"Sementara masih 200 orang," kata Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Priyadi Kardono pada detikcom, Kamis (1/10/2009).

Priyadi belum memiliki informasi yang rinci terkait korban. Hingga kini pihaknya masih berusaha melakukan upaya pertolongan.

Sementara, para korban selamat diungsikan ke lokasi-lokasi yang aman.

"Sebagian di tenda-tenda darurat, di sekolah-sekolah, di fasilitas umum yang tidak rusak," pungkasnya.


sumBERita
9:01 AM | 0 comments | Read More

Gempa 5,2 SR Guncang Dili

Written By Admin on Wednesday, September 30, 2009 | 9:00 AM




Gempa berkekuatan 5,2 Skala Ricther (SR) mengguncang Dili, Timor Leste, pukul 06.38 WIB. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Rabu (30/9/2009), pusat lokasi gempa berada di 6.98 LS - 125.66 BT dan berada di kedalaman 533 km.


sumBERita
9:00 AM | 0 comments | Read More

Gempa di Yogya Dirasakan hingga Jawa Barat

Written By Admin on Tuesday, September 8, 2009 | 9:50 AM




Gempa berkekuatan 6,8 SR yang menggoncang Yogyakarta dirasakan hingga Jawa Barat. Sampai saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa.

"Gempa sampai Pangandaran, Jawa Barat," ujar petugas BMG Yogyakarta, Bambang Subadyo kepada detikcom, Selasa (8/9/2009).

Gempa terjadi pada Senin (7/9/2009) pukul 23.12 WIB, berpusat di 263 kilometer Tenggara Wonosari, Yogyakarta. Lokasinya berada di 10.33 LS-110.62 BT dengan kedalaman 35 KM.

Meski tidak berpotensi tsunami, getarannya bahkan dirasakan
di Yogyakarta, Bantul, Gunung Kidul, Wonosari, Cilacap, Karang Kates, Jawa Timur hingga Pangandaran, Jawa barat.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, gempa tersebut sempat terjadi beberapa kali. Namun belum ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat kejadian ini.


sumBERita
9:50 AM | 0 comments | Read More

Tiga Ciri-ciri akan Terjadinya Gempa

Written By Admin on Monday, September 7, 2009 | 8:08 AM




Ada beberapa ciri-ciri yang dapat terlihat jika akan terjadi gempa bumi. Beberapa ciri-ciri tersebut antara lain:

* Melihat ke langit, kalau di langit kelihatan ada awan yang bentuknya seperti angin tornado atau seperti pohon atau seperti batang, bentuknya berdiri, itu adalah awan gempa yang biasanya muncul sebelum gempa terjadi.

Awan yang bentuknya aneh itu terjadi karena adanya gelombang elektromagnetis berkekuatan hebat dari dasar bumi, sehingga gelombang elektromagnetis tersebut 'menghisap' daya listrik di awan, oleh karena itu bentuk awannya jadi seperti tersedot ke bawah. Gelombang elektromagnetis berkekuatan besar itu sendiri terjadi akibat adanya patahan atau pergeseran lempeng bumi. Tapi belum tentu juga kalau ada awan seperti itu di langit berarti akan ada gempa. Bisa saja memang bentuknya seperti itu.

* Coba diuji medan elektromagnetis di dalam rumah.
- Cek siaran TV, apakah ada suara brebet-brebet ataukah tidak;
- Kalo ada mesin fax, cek apakah lampunya blinking biarpun lagi tidak transmit data;
- Coba minta orang lain mengirim fax ke kita, cek apakah teksnya yang diterima berantakan atau tidak;
- Coba matikan aliran listrik. Cek apakah lampu neon tetap menyala redup/remang-remang biarpun tak ada arus listrik.

Kalo tiba-tiba TV brebet-brebet, lampu fax blinking, padahal sedang tidak transmitting, teks yang kita terima berantakan dan neon tetap nyala biarpun tidak ada arus listrik, itu berarti memang sedang ada gelombang elektromagnetis luar biasa yang sedang terjadi tapi kasat mata dan tidak dapat dirasakan oleh manusia.

* Perhatikan hewan-hewan. Cek apakah hewan-hewan seperti "menghilang", lari atau bertingkah laku aneh/gelisah. Insting hewan biasanya tajam dan hewan bisa merasakan gelombang elektromagnetis.

Nah kalau tiga tanda-tanda itu ada atau terlihat dalam waktu bersamaan, segeralah bersiap-siap untuk evakuasi. Tiga tanda tersebut kemungkinan besar menunjukkan memang akan ada gempa berkekuatan besar.

Walaupun demikian, adanya awan gempa yang bentuknya aneh itu, tetap tidak bisa memastikan kapan gempa terjadi.
Oleh karena itu jangan tunggu-tunggu lagi, sebisa mungkin langsung melakukan tindakan penyelamatan diri untuk menghindari hal-hal yang paling buruk.

Kalau skala gempanya besar dan episentrumnya terletak di laut, kita harus selalu aware akan datangnya gelombang tsunami. Tingginya gelombang bisa puluhan meter, bisa juga hanya dua meter. Tapi biarpun hanya dua meter, gelombangnya tidak main-main. Kekuatannya dahsyat (seperti tidak habis-habis) dan tekanannya bisa mencapai 190 kilogram.

Beberapa tanda akan terjadi gelombang tsunami adalah laut tiba-tiba menyurut dan burung-burung laut terbang dengan kecepatan tinggi ke arah daratan.

Kalau melihat dua tanda seperti itu, langsung selamatkan diri ke daerah yang lebih tinggi. Tapi kalau tidak sempat lari sementara tsunami sudah di depan mata, jangan berlindung di balik bangunan yang terbuat dari tembok/beton, karena bisa hancur dan malah membahayakan orang yang berlindung. Sebisa mungkin berlindung di balik daerah rimbunan (pohon, tanaman, semak-semak, rawa). Karena kekuatan gelombang jadi terpecah dan tidak memusat kalau membentur semak.


sumBERita
8:08 AM | 0 comments | Read More

Gempa 5,6 SR Goncang Papua Barat

Written By Admin on Friday, September 4, 2009 | 8:22 AM



Gempa berkekuatan 5.6 skala richter (SR) mengguncang Papua Barat. Gempa tersebut dinyatakan tidak berpotensi Tsunami.

Berdasarkan situs Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), gempa terjadi pada Kamis (3/9/2009) pukul 23.58 WIB di kedalaman 49 KM. Lokasi gempa ada di 4.69 LS - 134.10 BT.

Pusat gempa terletak pada 119 km arah tenggara Kaimana, Papua Barat atau 184 km timur laut Tual-Maluku.


sumBERita
8:22 AM | 0 comments | Read More

Gempa 7,3 SR Depsos: Korban Tewas 52 Orang

Written By Admin on Thursday, September 3, 2009 | 3:00 PM




Jumlah korban meninggal akibat gempa 7,3 skala richter (SR) sepertinya masih terus bertambah. Data Departemen Sosial (Depsos) menyebut, korban tewas mencapai 52 orang.

"Data kami 52 orang meninggal. Itu data sampai pukul 10.00 WIB tadi," kata Kepala Sub Bidang Tanggap Darurat, Direktorat Jenderal Bantuan Sosial Korban Bencana Alam, Taslim di kantornya, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2009).

Taslim mengatakan, selain tewas, masih terdapat 39 korban yang mengalami luka-luka dari ringan hingga berat. "Sementara untuk pengungsi mencapai lebih dari 3 ribu orang," katanya.

Data Rumah Rusak

Sementara itu, gempa juga menyebabkan ribuan bangunan milik warga rusak. Kerusakan terjadi di 9 kabupaten/kota yakni Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Cianjur, Bandung Barat, Bandung, Sukabumi, Kuningan, dan Cimahi.

"Data rumah rusak berat 4.451 dan rusak ringan 7.480," kata Taslim.

Depsos juga telah mengirimkan bantuan untuk korban gempa seperti makanan kaleng dan tenda. "Bantuan sedang disalurkan," katanya.


sumBERita
3:00 PM | 0 comments | Read More